Profil Wanagiri, Kec. Sukasada, Kabupaten Buleleng

🗺️ Bali 🏙️ Kabupaten Buleleng 📅 09 October 2026

Desa Wanagiri merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Desa ini terletak di kawasan dataran tinggi Bali bagian utara dan dikenal luas karena posisinya yang berdekatan dengan Danau Buyan serta Danau Tamblingan, dua danau yang menjadi bagian penting dari lanskap pegunungan Bali tengah. Udara yang sejuk, hamparan kebun hortikultura, serta panorama perbukitan hijau memberi Wanagiri karakter khas sebagai desa agraris sekaligus kawasan wisata alam yang tumbuh pesat. Kombinasi antara kegiatan pertanian, perkebunan, dan pariwisata membuat desa ini memiliki denyut ekonomi yang cukup dinamis di wilayah Buleleng bagian selatan.

Lokasi dan Kondisi Geografis

Secara administratif, Desa Wanagiri berada di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, dengan ketinggian wilayah yang diperkirakan berada pada kisaran 1.100 hingga 1.300 meter di atas permukaan laut. Letaknya yang berada di zona pegunungan membuat suhu udara di desa ini relatif sejuk sepanjang tahun, dengan kisaran suhu harian yang nyaman untuk aktivitas pertanian maupun kunjungan wisata. Wilayah desa terdiri atas lahan budidaya, kawasan perkebunan, serta area yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan dan tepian danau.

Batas wilayah Desa Wanagiri umumnya bersinggungan dengan sejumlah desa tetangga di Kecamatan Sukasada dan Kecamatan Banjar, serta dengan kawasan hutan lindung dan perairan Danau Buyan. Di sisi utara, wilayah desa mengarah ke kawasan Pegayaman dan lereng pegunungan. Di sisi timur berdekatan dengan wilayah Pancasari dan Gitgit. Di sisi barat berbatasan dengan kawasan Gobleg dan Munduk, sedangkan di sisi selatan terbentang perairan Danau Buyan dan wilayah Kabupaten Tabanan. Kondisi topografi yang berbukit dengan lembah dan tepian danau menjadikan desa ini memiliki panorama alam yang menarik serta potensi besar untuk pengembangan wisata berbasis lanskap.

Jalur Transportasi dan Aksesibilitas

Akses menuju Desa Wanagiri tergolong baik karena dilalui oleh jalur utama yang menghubungkan Denpasar dengan Singaraja melalui Bedugul. Dari pusat Kota Singaraja, jarak tempuh ke desa ini diperkirakan sekitar 25 hingga 30 kilometer, sedangkan dari Kota Denpasar sekitar 60 hingga 65 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu setengah hingga dua jam. Jalur ini merupakan salah satu rute utama di Bali sehingga kondisinya relatif terpelihara dan ramai dilalui kendaraan pribadi maupun kendaraan wisata.

Jalan aspal dengan lebar yang memadai menghubungkan antar banjar di dalam desa, meskipun beberapa ruas menuju kawasan kebun dan tepian danau memiliki karakter menanjak dan berkelok. Keberadaan jalur ini sangat membantu mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta kunjungan wisatawan. Sarana angkutan umum berupa kendaraan penumpang antarkota dan kendaraan sewaan turut memperlancar hubungan Desa Wanagiri dengan pusat pemerintahan kabupaten dan kawasan wisata Bedugul.

Data Statistik dan Demografi

Jumlah penduduk Desa Wanagiri diperkirakan berada pada kisaran 2.500 hingga 3.500 jiwa yang tersebar dalam beberapa banjar atau dusun. Sebagian besar warga merupakan penduduk asli Bali yang memeluk agama Hindu, dengan kehidupan sosial yang masih sangat kental diikat oleh tradisi adat, kegiatan banjar, serta kegiatan keagamaan di pura pura setempat. Kepadatan penduduk relatif moderat karena wilayah desa didominasi oleh lahan pertanian dan kawasan hijau.

Dari sisi pertumbuhan, Desa Wanagiri menunjukkan perkembangan yang positif. Sarana pendidikan, layanan kesehatan dasar, serta akses informasi melalui jaringan telekomunikasi terus mengalami peningkatan. Banyak generasi muda desa yang menempuh pendidikan hingga jenjang menengah dan perguruan tinggi, sementara sebagian lainnya mengembangkan usaha di bidang pertanian, kuliner, dan jasa wisata. Kombinasi antara tradisi yang kuat dan keterbukaan terhadap hal baru menjadi modal sosial yang penting bagi kemajuan desa.

Sejarah dan Asal-Usul

Nama Wanagiri dipercaya berasal dari kata "wana" yang berarti hutan dan "giri" yang berarti gunung atau bukit, sehingga Wanagiri dapat dimaknai sebagai kawasan hutan di pegunungan. Penamaan ini sejalan dengan kondisi geografis desa yang dikelilingi perbukitan, hutan, dan danau. Kawasan Wanagiri bersama sejumlah desa di sekitarnya memiliki keterkaitan sejarah dengan keberadaan Danau Tamblingan dan Danau Buyan yang sejak lama dihormati sebagai sumber kehidupan.

Dalam tradisi masyarakat setempat, kawasan sekitar danau memiliki nilai spiritual yang tinggi dan dihubungkan dengan kisah kisah leluhur serta keberadaan pura pura tua di tepian danau. Kehidupan warga yang menetap di lereng perbukitan tumbuh dari kebiasaan bertani dan memanfaatkan hasil hutan secara bijak. Seiring waktu, permukiman berkembang menjadi desa yang tertata, dengan sistem banjar dan desa adat yang berperan besar dalam mengatur kehidupan bersama, termasuk dalam

📍 Lokasi Wanagiri

Koordinat: -8.2233874, 115.1219291 | Buka di OpenStreetMap ↗

🚜 Toko Pertanian & Peternakan Terdekat

Untuk kebutuhan sarana produksi pertanian (saprotan), pupuk, benih, dan pakan ternak di sekitar Desa Wanagiri, Anda dapat melihat rekomendasi lokasi terdekat beserta ulasannya pada peta berikut: