Desa Sumurup merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Desa ini terletak di bagian utara Kabupaten Trenggalek, sebuah kawasan yang dikenal dengan bentang alam perbukitan hijau, udara yang sejuk, serta hamparan sawah yang subur. Keberadaan Desa Sumurup tidak dapat dilepaskan dari karakter wilayah Kecamatan Bendungan yang tumbuh sebagai daerah agraris dengan tradisi gotong royong yang masih kuat. Potensi utama desa ini meliputi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah yang dikelola oleh warga setempat. Kombinasi antara lahan pertanian yang produktif dan semangat kebersamaan masyarakat menjadikan Desa Sumurup sebagai salah satu desa yang terus berkembang dan menjaga kearifan lokalnya.
Lokasi dan Kondisi Geografis
Secara administratif, Desa Sumurup berada di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Kecamatan Bendungan sendiri merupakan salah satu kecamatan di kawasan utara Trenggalek yang berbatasan dengan wilayah Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Tulungagung. Posisi Desa Sumurup berada pada bentang alam perbukitan dengan ketinggian yang diperkirakan berkisar antara 200 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Kondisi topografi seperti ini memberikan suasana yang sejuk, tanah yang relatif subur, serta sumber mata air yang melimpah.
Wilayah desa umumnya terdiri atas lahan pertanian, pekarangan warga, serta area perbukitan yang masih terjaga keasriannya. Di sebelah utara, wilayah desa berbatasan dengan kawasan perbukitan dan area hutan yang menjadi bagian dari lanskap lereng Gunung Wilis. Sebelah timur dan selatan berbatasan dengan desa-desa tetangga di lingkup Kecamatan Bendungan, sedangkan di sebelah barat berbatasan dengan wilayah desa lain yang juga berada dalam kecamatan yang sama. Kondisi geografis yang dikelilingi perbukitan ini menjadikan Desa Sumurup memiliki iklim yang relatif sejuk sepanjang tahun serta pemandangan alam yang menarik.
Jalur Transportasi dan Aksesibilitas
Akses menuju Desa Sumurup dapat ditempuh melalui jalur darat dari pusat Kota Trenggalek. Jarak tempuh dari pusat pemerintahan kabupaten diperkirakan sekitar 10 hingga 15 kilometer, dengan waktu perjalanan kurang lebih 25 sampai 40 menit menggunakan kendaraan bermotor. Rute perjalanan umumnya melewati jalan kabupaten yang menghubungkan kawasan Kota Trenggalek dengan Kecamatan Bendungan dan sekitarnya.
Infrastruktur jalan di wilayah ini secara umum telah berupa jalan aspal dan sebagian jalan beton yang menghubungkan antar desa. Jalan desa yang menghubungkan permukiman warga dengan lahan pertanian juga terus mendapatkan perhatian melalui program pembangunan dan pemeliharaan. Sarana transportasi umum berupa angkutan pedesaan dan ojek melayani mobilitas warga sehari-hari, terutama pada pagi hari saat aktivitas pasar dan sekolah berlangsung. Bagi warga yang hendak menuju luar kota, akses dapat dilanjutkan melalui terminal dan stasiun di Kota Trenggalek, serta jalur utama menuju Surabaya yang berjarak sekitar 180 hingga 190 kilometer.
Data Statistik dan Demografi
Jumlah penduduk Desa Sumurup diperkirakan berada pada kisaran 3.000 hingga 4.000 jiwa, yang terbagi dalam sekitar 900 sampai 1.100 kepala keluarga. Angka tersebut merupakan estimasi yang menggambarkan desa dengan skala penduduk menengah di lingkup Kecamatan Bendungan. Komposisi penduduk didominasi oleh usia produktif, terutama mereka yang bekerja di sektor pertanian, perdagangan, dan jasa. Sebagian warga muda juga mulai mengembangkan usaha berbasis digital dan pemasaran daring untuk produk desa.
Mayoritas penduduk Desa Sumurup merupakan masyarakat Jawa yang menggunakan bahasa Jawa dialek Trenggalek dalam percakapan sehari-hari, dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar resmi. Kehidupan keagamaan masyarakat berjalan dengan harmonis, dit