Profil Sukaraja, Kec. Malingping, Kabupaten Lebak

🗺️ Banten 🏙️ Kabupaten Lebak 📅 13 October 2026

Desa Sukaraja merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Desa ini menempati posisi penting dalam lanskap kawasan Malingping yang dikenal sebagai salah satu pusat pertumbuhan di bagian selatan Kabupaten Lebak. Sukaraja memiliki karakter wilayah perdesaan yang khas, dengan hamparan lahan pertanian, kebun, serta permukiman warga yang tumbuh mengikuti pola jalan desa dan jalan kabupaten. Nama Sukaraja sendiri membawa makna harapan akan kemakmuran dan kejayaan, sebuah cerminan cita-cita masyarakatnya yang terus membangun dari generasi ke generasi. Potensi desa ini terletak pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta aktivitas usaha mikro yang menghidupkan perekonomian warga sehari-hari.

Lokasi dan Kondisi Geografis

Letak dan Batas Wilayah

Secara administratif, Desa Sukaraja berada di bawah naungan Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kecamatan Malingping sendiri terletak di bagian selatan kabupaten, berbatasan dengan kawasan pesisir Samudra Hindia di sisi barat daya. Posisi Desa Sukaraja yang berada di lingkungan kecamatan ini membuatnya terhubung dengan desa-desa lain di sekitarnya melalui jaringan jalan kabupaten yang saling menyambungkan pusat-pusat permukiman dan pasar.

Batas wilayah desa umumnya berhadapan dengan desa-desa tetangga dalam satu kecamatan. Di sisi utara, wilayah desa berbatasan dengan desa lain yang masih berada dalam lingkup Kecamatan Malingping. Di sisi timur dan selatan, hamparan lahan pertanian serta kebun warga menjadi bentang alam yang dominan. Sementara di sisi barat, wilayah desa mengarah menuju kawasan pesisir yang menjadi salah satu ciri khas Kabupaten Lebak bagian selatan.

Topografi dan Iklim

Topografi Desa Sukaraja umumnya berupa dataran rendah hingga perbukitan landai. Kondisi ini sangat mendukung pengembangan lahan pertanian, terutama untuk tanaman pangan dan perkebunan. Beberapa bagian wilayah memiliki kontur yang sedikit lebih tinggi, sehingga memberikan variasi lanskap yang menarik dan cocok untuk budidaya tanaman tahunan.

Iklim di wilayah ini tergolong tropis dengan dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Curah hujan yang cukup pada musim penghujan menjadikan lahan pertanian di desa ini produktif. Suhu udara relatif hangat sepanjang tahun, khas wilayah pesisir selatan Banten, sehingga mendukung pertumbuhan berbagai jenis tanaman pangan dan tanaman perkebunan.

Jalur Transportasi dan Aksesibilitas

Rute dari Pusat Kecamatan dan Kabupaten

Akses menuju Desa Sukaraja dapat ditempuh melalui jaringan jalan yang menghubungkan pusat Kecamatan Malingping dengan desa-desa di sekitarnya. Dari pusat Kecamatan Malingping, perjalanan menuju desa ini relatif mudah dijangkau dengan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Jarak tempuh dari pusat kecamatan berada dalam kisaran beberapa kilometer, sehingga warga dapat menjangkau layanan pemerintahan, pasar, dan fasilitas kesehatan kecamatan dalam waktu yang tidak lama.

Untuk mencapai ibu kota Kabupaten Lebak, yaitu Rangkasbitung, perjalanan dari Malingping umumnya menempuh rute jalan kabupaten yang melintasi beberapa kecamatan. Perjalanan ini memakan waktu beberapa jam dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Selain itu, wilayah Malingping juga terhubung dengan kawasan pesisir selatan Banten, termasuk jalur menuju kawasan wisata pantai di sekitar Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang.

Kondisi Infrastruktur Jalan

Infrastruktur jalan di Desa Sukaraja terus mengalami perbaikan dari waktu ke waktu. Jalan utama desa umumnya sudah dapat dilalui kendaraan roda empat, sedangkan jalan lingkungan dan jalan usaha tani menghubungkan permukiman warga dengan lahan pertanian. Keberadaan jalan usaha tani ini sangat membantu petani dalam mengangkut hasil panen dari kebun menuju tempat pengumpulan atau pasar.

Angkutan umum berupa kendaraan angkutan perdesaan dan ojek menjadi moda transportasi yang banyak digunakan warga untuk mobilitas harian. Selain itu, keberadaan sepeda motor yang dimiliki sebagian besar keluarga menjadikan mobilitas warga semakin mudah dan cepat.

Data Statistik dan Demografi

Jumlah dan Sebaran Penduduk

Jumlah penduduk Desa Sukaraja diperkirakan berada dalam kisaran beberapa ribu jiwa yang tersebar di beberapa kampung dan rukun warga. Sebaran permukiman umumnya mengikuti pola jalan desa, dengan rumah-rumah warga yang berkelompok dan dikelilingi lahan pertanian. Kepadatan penduduk tergolong sedang, sehingga suasana perdesaan yang lapang dan asri masih terasa kuat.

Komposisi Sosial dan Budaya

Mayoritas penduduk Desa Sukaraja bersuku Sunda dan menggunakan bahasa Sunda dalam percakapan sehari-hari, dengan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar resmi. Kehidupan sosial warga sangat erat, ditandai dengan tradisi gotong royong dalam kegiatan pembangunan, kerja bakti, pertanian, dan perayaan hari besar. Ikatan kekeluargaan yang kuat menjadi modal sosial penting bagi pembangunan desa.

Dari sisi usia, desa ini memiliki komposisi penduduk yang seimbang antara usia muda dan dewasa. Banyak generasi muda yang menempuh pendidikan hingga jenjang menengah dan perguruan tinggi, sementara sebagian lainnya membantu keluarga mengelola lahan pertanian atau mengembangkan usaha sendiri.

Sejarah dan Asal-Usul

Penamaan Desa

Nama Sukaraja berasal dari kata "suka" dan "raja", yang secara harfiah dapat dimaknai sebagai kegembiraan atau kemakmuran yang besar. Penamaan ini dipercaya berkaitan dengan harapan para pendiri desa agar wilayah tersebut menjadi tempat yang membawa kebahagiaan, kemakmuran, dan kejayaan bagi warganya. Hingga kini, makna nama tersebut tetap menjadi doa dan semangat yang dipegang masyarakat setempat.

Perkembangan dari Masa ke Masa

Sejarah pembentukan Desa Sukaraja tidak lepas dari perkembangan kawasan Malingping sebagai salah satu pusat permukiman di Banten selatan. Sejak masa lampau, wilayah ini menjadi tempat tinggal bagi keluarga-keluarga petani yang membuka lahan dan membangun permukiman. Seiring waktu, permukiman tersebut berkembang menjadi kampung yang lebih besar, hingga akhirnya terbentuk menjadi desa dengan struktur pemerintahan yang resmi.

Perjalanan desa ini mencatat berbagai tahap pembangunan, mulai dari penataan jalan, pembangunan sarana pendidikan, hingga penguatan kelembagaan masyarakat. Setiap tahap tersebut menjadi bagian dari cerita kolektif warga yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Kehidupan Ekonomi dan Mata Pencaharian

Pertanian dan Perkebunan

Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Desa Sukaraja. Lahan sawah dan ladang dimanfaatkan untuk menanam padi, palawija, serta berbagai jenis hortikultura. Selain itu, tanaman perkebunan seperti kelapa, kopi, cengkeh, dan pisang juga banyak dibudidayakan. Hasil pertanian ini tidak hanya untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga dijual ke pasar kecamatan dan kabupaten.

Peternakan dan Perikanan

Peternakan menjadi mata pencaharian tambahan yang cukup menjanjikan. Warga memelihara ayam, kambing, domba, dan sapi, baik untuk kebutuhan sendiri maupun untuk dijual. Sementara itu, perikanan air tawar dikembangkan melalui kolam-kolam kecil di pekarangan rumah, sedangkan kedekatan wilayah dengan pesisir membuka peluang usaha pengolahan hasil laut bagi sebagian warga.

Usaha Mikro dan Perdagangan

Usaha mikro, kecil, dan menengah tumbuh seiring kebutuhan warga. Warung sembako, kedai makanan, bengkel, dan usaha jasa lainnya menjadi bagian dari denyut ekonomi desa. Keberadaan pasar kecamatan Malingping menjadi simpul penting bagi warga untuk memasarkan hasil bumi dan produk olahan.

Fasilitas Umum dan Sosial

Pendidikan

Desa Sukaraja memiliki sarana pendidikan yang mendukung kebutuhan belajar warganya, mulai dari pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, hingga jenjang pendidikan menengah yang dapat dijangkau di sekitar kecamatan. Kehadiran lembaga pendidikan ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi muda yang berpengetahuan dan terampil.

Kesehatan

Untuk layanan kesehatan, warga dapat mengakses posyandu, puskesmas pembantu, serta puskesmas kecamatan di Malingping. Kegiatan posyandu rutin dilaksanakan untuk pemantauan kesehatan ibu dan anak, penyuluhan gizi, serta imunisasi. Kesadaran warga akan pentingnya hidup sehat terus meningkat dari tahun ke tahun.

Tempat Ibadah dan Ruang Publik

Kehidupan keagamaan di Desa Sukaraja berjalan dengan harmonis. Masjid dan musala tersebar di berbagai kampung dan menjadi pusat kegiatan ibadah serta pemb

📍 Lokasi Sukaraja

Koordinat: -6.7792304, 106.0192236 | Buka di OpenStreetMap ↗

🚜 Toko Pertanian & Peternakan Terdekat

Untuk kebutuhan sarana produksi pertanian (saprotan), pupuk, benih, dan pakan ternak di sekitar Desa Sukaraja, Anda dapat melihat rekomendasi lokasi terdekat beserta ulasannya pada peta berikut: