Profil Sukaraharja, Kec. Kadupandak, Kabupaten Cianjur

🗺️ Jawa Barat 🏙️ Kabupaten Cianjur 📅 04 November 2026

Desa Sukaraharja merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Desa ini terletak di bagian selatan Kabupaten Cianjur, sebuah kawasan yang dikenal dengan bentang alam perbukitan hijau, udara sejuk, serta hamparan lahan pertanian yang subur. Nama Sukaraharja mengandung makna harapan akan kehidupan yang tumbuh, maju, dan sejahtera, dan semangat itu tercermin dalam keseharian warga yang tekun menggarap lahan, mengembangkan usaha, serta menjaga kebersamaan antarwarga. Sebagai bagian dari wilayah agraris Cianjur selatan, Desa Sukaraharja memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan usaha mikro yang terus bertumbuh dari tahun ke tahun.

Lokasi dan Kondisi Geografis

Secara administratif, Desa Sukaraharja berada di Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur. Kecamatan Kadupandak sendiri merupakan salah satu kecamatan di zona selatan Cianjur yang wilayahnya berbukit dan berlembah, dengan ketinggian tempat yang umumnya berada pada kisaran 500 hingga 900 meter di atas permukaan laut. Kondisi topografi seperti ini memberikan tanah yang relatif subur karena banyak mengandung unsur hara hasil pelapukan batuan vulkanik dan endapan organik.

Desa Sukaraharja dikelilingi oleh desa desa lain di lingkungan Kecamatan Kadupandak, seperti Desa Kadupandak, Desa Sukakerta, Desa Wargasari, dan Desa Cipetir. Batas batas wilayah tersebut umumnya berupa punggung bukit, aliran sungai kecil, serta jalan penghubung antardesa. Beberapa sungai kecil yang mengalir di wilayah ini dimanfaatkan warga untuk pengairan sawah, kolam ikan, dan kebutuhan rumah tangga.

Wilayah desa terbagi menjadi beberapa dusun dan kampung yang tersebar mengikuti kontur lahan. Lahan di bagian bawah umumnya dimanfaatkan untuk persawahan, sedangkan lahan di bagian atas dan lereng digunakan untuk kebun, ladang, serta tanaman tahunan seperti kopi, kelapa, dan tanaman keras lainnya. Kombinasi ini menciptakan lanskap pedesaan yang hijau sepanjang tahun dan menjadi salah satu kekayaan visual kawasan Cianjur selatan.

Jalur Transportasi dan Aksesibilitas

Untuk mencapai Desa Sukaraharja, perjalanan umumnya dimulai dari pusat Kabupaten Cianjur. Jarak tempuh dari pusat kota Cianjur menuju kawasan Kecamatan Kadupandak berada pada kisaran 60 hingga 75 kilometer, bergantung pada jalur yang dipilih. Rute yang biasa dilalui adalah melalui Kecamatan Sukanagara atau melalui Kecamatan Pagelaran, kemudian berlanjut ke arah Kadupandak.

Kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan kecamatan dengan desa desa di sekitarnya sudah beraspal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Meski demikian, karena kontur wilayah yang berbukit, pengendara tetap perlu berhati hati, terutama pada tikungan dan tanjakan. Pemerintah daerah secara bertahap terus melakukan perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan agar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan akses layanan publik semakin lancar.

Sarana transportasi yang digunakan warga meliputi kendaraan pribadi, sepeda motor, angkutan pedesaan, serta ojek yang melayani perjalanan antarkampung. Untuk kebutuhan perjalanan lebih jauh, warga biasanya menuju titik titik tertentu di Kadupandak atau Sukanagara sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat kabupaten. Keberadaan jalan penghubung antardesa juga memudahkan petani mengangkut hasil panen ke pasar dan pengepul.

Data Statistik dan Demografi

Jumlah penduduk Desa Sukaraharja diperkirakan berada pada kisaran 4.000 hingga 5.500 jiwa, yang tersebar dalam sekitar 1.200 hingga 1.500 kepala keluarga. Angka ini merupakan estimasi berdasarkan pola kepadatan permukiman pedesaan di Kecamatan Kadupandak. Sebagian besar warga merupakan penduduk asli yang telah tinggal turun temurun, dengan sebagian kecil warga pendatang yang menetap karena pernikahan maupun pekerjaan.

Dari sisi komposisi, mayoritas penduduk bersuku Sunda dan menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa sehari hari, sementara bahasa Indonesia digunakan dalam kegiatan resmi, pendidikan, dan pelayanan publik. Kehidupan sosial masyarakat sangat erat, ditandai dengan kegiatan gotong royong, kerja bakti, pengajian, serta berbagai tradisi yang masih terjaga.

Penduduk usia produktif mendominasi struktur demografi desa, dengan sektor pertanian sebagai penyerap tenaga kerja utama. Tingkat partisipasi pendidikan juga terus meningkat, seiring bertambahnya kesadaran warga akan pentingnya sekolah bagi anak anak. Banyak generasi muda Desa Sukaraharja yang melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah dan perguruan tinggi, lalu kembali membawa ilmu serta keterampilan baru untuk membangun kampung halaman.

Sejarah dan Asal-Usul

Nama Sukaraharja berasal dari kata "suka" yang berarti senang, suka, atau gembira, dan "raharja" yang berarti sejahtera, aman, serta makmur. Penamaan ini mencerminkan doa dan harapan para pendiri kampung agar wilayah yang mereka buka menjadi tempat hidup yang tenteram dan sejahtera bagi generasi berikutnya.

Menurut cerita yang diwariskan secara lisan oleh para sesepuh, wilayah Desa Sukaraharja pada masa lampau merupakan kawasan hutan dan perbukitan yang kemudian dibuka secara bertahap oleh para pendahulu. Pembukaan lahan dilakukan bergotong royong, dimulai dari area yang memiliki sumber air, lalu berkembang menjadi permukiman dan lahan pertanian. Seiring bertambahnya penduduk, wilayah tersebut tumbuh menjadi kampung yang mandiri dan akhirnya ditetapkan sebagai desa dalam lingkungan Kecamatan Kadupandak.

Hingga kini, nilai nilai gotong royong dan rasa hormat kepada para pendahulu tetap dijaga. Berbagai kegiatan adat, selamatan desa, dan tradisi syukuran panen masih dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah serta rasa syukur atas hasil yang diperoleh warga.

Kehidupan Ekonomi dan Mata Pencaharian

Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Desa Sukaraharja. Komoditas utama meliputi padi sawah, palawija seperti jagung dan kacang kacangan, serta berbagai jenis sayuran. Selain itu, banyak warga yang mengelola kebun kopi, kelapa, dan tanaman tahunan lain yang memiliki nilai jual cukup baik.

Peternakan juga menjadi penopang penting, terutama budidaya domba, kambing, ayam kampung, dan sapi. Kotoran ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik, sehingga tercipta siklus usaha tani yang saling mendukung. Beberapa warga mengembangkan kolam ikan air tawar yang memanfaatkan aliran sungai dan mata air setempat.

Di samping pertanian, usaha mikro, kecil, dan menengah tumbuh cukup dinamis. Warung sembako, penggilingan padi, usaha makanan olahan, kerajinan, serta jasa perbengkelan menjadi bagian dari denyut ekonomi desa. Hasil bumi dan produk olahan warga dipasarkan ke pasar kecamatan, pasar kabupaten, serta melalui jaringan pengepul yang menjangkau wilayah lebih luas.

Fasilitas Umum dan Sosial

Desa Sukaraharja memiliki berbagai fasilitas umum yang mendukung kehidupan warga sehari hari. Di bidang pendidikan tersedia sekolah dasar, taman kanak kanak, pendidikan anak usia dini, serta madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan. Untuk jenjang menengah, siswa umumnya melanjutkan ke sekolah di wilayah Kecamatan Kadupandak atau kecamatan tetangga

📍 Lokasi Sukaraharja

Koordinat: -7.2613266, 107.0474378 | Buka di OpenStreetMap ↗

🚜 Toko Pertanian & Peternakan Terdekat

Untuk kebutuhan sarana produksi pertanian (saprotan), pupuk, benih, dan pakan ternak di sekitar Desa Sukaraharja, Anda dapat melihat rekomendasi lokasi terdekat beserta ulasannya pada peta berikut: