Profil Sepang, Kec. Toho, Kabupaten Mempawah

🗺️ Kalimantan Barat 🏙️ Kabupaten Mempawah 📅 02 November 2026

Desa Sepang merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Desa ini tumbuh sebagai kawasan permukiman dan pertanian yang produktif, dikelilingi hamparan sawah, kebun karet, serta perkebunan kelapa sawit yang menjadi napas ekonomi warganya. Keberadaan Desa Sepang tidak dapat dilepaskan dari perjalanan panjang Kecamatan Toho sebagai salah satu lumbung hasil bumi di Kabupaten Mempawah, sehingga desa ini memiliki peran penting dalam menjaga pasokan pangan dan komoditas perkebunan bagi wilayah sekitarnya. Suasana khas pedesaan Kalimantan Barat masih terasa kuat di sini, mulai dari rumah panggung warga, kegiatan gotong royong, hingga aktivitas jual beli hasil kebun di pasar desa.

Lokasi dan Kondisi Geografis

Letak dan Batas Wilayah

Secara administratif, Desa Sepang berada di bawah Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat. Kecamatan Toho sendiri terletak di bagian timur Kabupaten Mempawah dan berbatasan dengan wilayah Kabupaten Landak serta Kabupaten Kubu Raya pada beberapa sisi. Desa Sepang menempati area dataran rendah hingga bergelombang yang membentang di antara kawasan permukiman, lahan pertanian, dan hamparan perkebunan rakyat.

Batas wilayah desa umumnya mengikuti bentang alam setempat. Di sebelah utara dan timur, Desa Sepang berbatasan dengan desa-desa tetangga di lingkungan Kecamatan Toho serta kawasan perkebunan dan hutan produksi. Sementara di sebelah selatan dan barat, wilayah desa berbatasan dengan lahan pertanian dan aliran sungai yang menjadi sumber air bagi sawah warga.

Topografi dan Iklim

Topografi Desa Sepang didominasi oleh dataran rendah dengan ketinggian sekitar 10 hingga 50 meter di atas permukaan laut. Jenis tanahnya umumnya berupa tanah aluvial dan podsolik yang cukup subur untuk tanaman padi, karet, dan kelapa sawit. Beberapa bagian wilayah memiliki kontur bergelombang ringan, sehingga masih nyaman untuk pengembangan permukiman dan usaha tani.

Iklim di Desa Sepang tergolong tropis basah dengan curah hujan yang cukup tinggi sepanjang tahun. Pola musim hujan dan kemarau yang bergantian menjadi acuan utama warga dalam menentukan masa tanam padi serta perawatan tanaman perkebunan.

Jalur Transportasi dan Aksesibilitas

Rute dan Jarak Tempuh

Untuk mencapai Desa Sepang, perjalanan umumnya dimulai dari pusat Kota Mempawah sebagai ibu kota Kabupaten Mempawah. Jarak tempuh dari pusat kabupaten menuju kawasan Kecamatan Toho berkisar antara 40 hingga 60 kilometer, dengan waktu perjalanan sekitar satu hingga satu setengah jam menggunakan kendaraan bermotor. Rute ini melewati jalan kabupaten yang menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Toho dan sekitarnya.

Warga juga dapat menempuh jalur alternatif dari arah Pontianak melalui ruas jalan provinsi menuju Mempawah, kemudian melanjutkan perjalanan ke arah timur menuju Kecamatan Toho. Akses dari desa-desa tetangga umumnya sudah terhubung melalui jaringan jalan desa dan jalan kabupaten.

Kondisi Infrastruktur Jalan

Infrastruktur jalan di Desa Sepang terus mengalami perbaikan dari waktu ke waktu. Jalan utama desa sudah beraspal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalan usaha tani yang menghubungkan permukiman dengan sawah dan kebun juga telah dibangun secara bertahap agar hasil panen lebih mudah diangkut.

Sarana transportasi yang digunakan warga meliputi kendaraan pribadi, sepeda motor, angkutan barang, serta jasa ojek desa. Keberadaan angkutan ini sangat membantu mobilitas warga, terutama untuk mengantar hasil bumi ke pasar kecamatan maupun ke penampung di kota kabupaten.

Data Statistik dan Demografi

Jumlah dan Kepadatan Penduduk

Berdasarkan gambaran umum wilayah pedesaan di Kecamatan Toho, jumlah penduduk Desa Sepang diperkirakan berada pada kisaran 1.500 hingga 2.500 jiwa, yang terhimpun dalam sekitar 400 hingga 600 kepala keluarga. Penduduk tersebar di beberapa dusun atau permukiman yang saling terhubung oleh jalan desa. Tingkat kepadatan penduduknya tergolong sedang, dengan pola permukiman yang mengelompok di sekitar jalan utama dan mengikuti aliran sungai.

Komposisi Sosial Budaya

Masyarakat Desa Sepang memiliki komposisi yang beragam dan hidup rukun. Penduduk asli bersuku Melayu dan Dayak hidup berdampingan dengan warga pendatang dari suku Jawa, Bugis, dan Tionghoa yang telah lama menetap dan berbaur. Keragaman ini tercermin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bahasa pergaulan, tradisi selamatan, hingga seni budaya lokal.

Kehidupan keagamaan berjalan dengan baik. Mayoritas warga memeluk agama Islam, disusul pemeluk agama Kristen dan Katolik. Toleransi antarwarga terjaga melalui kegiatan sosial, kerja bakti, dan perayaan hari besar keagamaan yang berlangsung aman dan penuh kekeluargaan.

Sejarah dan Asal-Usul

Asal-Usul Nama Sepang

Menurut tutur masyarakat setempat, nama Sepang dipercaya berasal dari nama sejenis pohon penghasil kayu berwarna merah, yaitu pohon

📍 Lokasi Sepang

Koordinat: 0.4299298, 109.2685286 | Buka di OpenStreetMap ↗

🚜 Toko Pertanian & Peternakan Terdekat

Untuk kebutuhan sarana produksi pertanian (saprotan), pupuk, benih, dan pakan ternak di sekitar Desa Sepang, Anda dapat melihat rekomendasi lokasi terdekat beserta ulasannya pada peta berikut: