Profil Kerta, Kec. Banjarsari, Kabupaten Lebak

🗺️ Banten 🏙️ Kabupaten Lebak 📅 06 October 2026

Desa Kerta merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Desa ini dikenal sebagai kawasan agraris yang subur, dengan hamparan sawah, kebun, dan lahan pekarangan produktif yang menjadi napas kehidupan warganya. Suasana khas pedesaan Banten bagian selatan masih terasa kuat di sini, mulai dari aktivitas bertani pada pagi hari, kehidupan keagamaan yang guyub, hingga tradisi gotong royong yang terus dijaga dari generasi ke generasi. Keberadaan Desa Kerta menjadi bagian penting dari denyut pembangunan Kecamatan Banjarsari, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Kabupaten Lebak.

Lokasi dan Kondisi Geografis

Secara administratif, Desa Kerta berada di bawah naungan Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Kecamatan Banjarsari sendiri terletak di bagian selatan Kabupaten Lebak, sebuah wilayah yang dikenal memiliki bentang alam beragam, mulai dari dataran rendah hingga perbukitan yang hijau. Desa Kerta menempati posisi yang cukup strategis karena berada dalam lingkup kecamatan yang menghubungkan kawasan pedalaman Lebak dengan jalur utama menuju pesisir selatan Banten.

Topografi wilayah Desa Kerta umumnya berupa dataran rendah hingga bergelombang ringan, dengan ketinggian yang diperkirakan berada pada kisaran puluhan hingga beberapa ratus meter di atas permukaan laut. Kondisi tanahnya yang gembur dan kaya unsur hara menjadikan lahan di desa ini cocok untuk budidaya padi, palawija, hortikultura, serta tanaman perkebunan seperti kelapa, kopi, dan cengkeh. Beberapa bagian wilayah memiliki kemiringan lahan yang dimanfaatkan warga untuk kebun campuran dan tanaman tahunan.

Batas wilayah Desa Kerta di sisi utara, timur, dan barat berhubungan dengan desa-desa tetangga dalam lingkup Kecamatan Banjarsari, sedangkan ke arah selatan wilayah kecamatan terbentang garis pantai Samudra Hindia. Posisi ini membuat iklim di Desa Kerta tergolong tropis dengan dua musim yang jelas, yaitu musim hujan dan musim kemarau, yang sangat menentukan pola tanam masyarakat setempat.

Jalur Transportasi dan Aksesibilitas

Akses menuju Desa Kerta dapat ditempuh melalui jalur darat dari pusat pemerintahan Kabupaten Lebak di Rangkasbitung. Jarak tempuh dari Rangkasbitung ke kawasan Kecamatan Banjarsari diperkirakan sekitar 40 hingga 50 kilometer, bergantung pada titik awal perjalanan dan rute yang dipilih. Perjalanan umumnya melewati jalan provinsi yang menghubungkan Rangkasbitung dengan kawasan selatan Banten, lalu dilanjutkan ke jalan kabupaten menuju pusat Kecamatan Banjarsari.

Dari ibu kota kecamatan, Desa Kerta dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor maupun angkutan umum pedesaan. Sarana transportasi yang biasa digunakan warga meliputi sepeda motor, angkutan umum antardesa, serta kendaraan pikap untuk mengangkut hasil pertanian. Kondisi jalan desa sebagian besar sudah beraspal dan sebagian berupa jalan beton yang diperkeras, sehingga mobilitas warga, distribusi hasil bumi, dan layanan antar jemput sekolah dapat berjalan dengan baik.

Keberadaan jalur penghubung antardesa ini sangat membantu perekonomian warga, terutama dalam memasarkan hasil panen ke pasar kecamatan maupun ke pasar induk di Rangkasbitung. Pemerintah desa bersama masyarakat terus melakukan pemeliharaan rutin, seperti perbaikan permukaan jalan dan pembersihan saluran air, agar konektivitas antarwilayah tetap lancar sepanjang tahun.

Data Statistik dan Demografi

Jumlah penduduk Desa Kerta diperkirakan berada pada kisaran 3.000 hingga 4.500 jiwa, yang terbagi dalam sekitar 900 sampai 1.200 kepala keluarga. Angka ini menempatkan Desa Kerta sebagai desa dengan kepadatan penduduk yang tergolong sedang, dengan pola permukiman yang menyebar mengikuti jaringan jalan desa dan area persawahan.

Komposisi masyarakat Desa Kerta didominasi oleh penduduk usia produktif yang bekerja di sektor pertanian dan usaha kecil. Sebagian besar warga merupakan keluarga petani yang telah menetap secara turun temurun, sementara sebagian lainnya bekerja sebagai pedagang, pengrajin, buruh bangunan, serta pelaku usaha jasa. Kehidupan sosial masyarakat sangat erat, ditandai dengan aktifnya kegiatan keagamaan, arisan, kelompok tani, dan kegiatan pemuda desa.

Dari sisi pendidikan, kesadaran warga akan pentingnya sekolah terus meningkat. Banyak anak muda Desa Kerta yang melanjutkan pendidikan hingga jenjang menengah dan perguruan tinggi, baik di Rangkasbitung maupun di kota lain. Pertumbuhan desa terlihat dari bertambahnya rumah layak huni, perbaikan sarana jalan lingkungan, serta meningkatnya jumlah usaha rumahan yang dikelola warga.

Sejarah dan Asal-Usul

Nama Kerta dipercaya berasal dari kata dalam bahasa Sanskerta yang bermakna karya, tatanan, atau keadaan yang sejahtera dan tertata baik. Penamaan ini sejalan dengan harapan para pendahulu desa yang menginginkan wilayahnya tumbuh menjadi tempat yang aman, damai, dan makmur bagi seluruh warganya.

Menurut tutur cerita yang berkembang di masyarakat, Desa Kerta terbentuk dari permukiman beberapa keluarga petani yang membuka lahan di kawasan tersebut. Mereka membangun rumah, membuka sawah, dan membentuk tatanan kehidupan bersama yang rukun. Seiring bertambahnya penduduk dan berkembangnya kebutuhan administrasi pemerintahan, wilayah permukiman tersebut kemudian ditetapkan sebagai desa dalam lingkup Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.

Hingga kini, nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan para pendahulu masih terasa kuat. Tradisi saling membantu saat panen, kerja bakti membersihkan lingkungan, serta kegiatan keagamaan bersama menjadi pengingat bahwa Desa Kerta dibangun atas dasar semangat kolektif dan kepedulian antarwarga.

Kehidupan Ekonomi dan Mata Pencaharian

Sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian Desa Kerta. Sawah yang dikelola warga menghasilkan padi sebagai komoditas utama, sementara lahan kering dimanfaatkan untuk menanam jagung, kacang tanah, ubi, serta berbagai jenis sayuran. Tanaman perkebunan seperti kelapa, kopi, cengkeh, dan pisang juga memberikan tambahan penghasilan bagi banyak keluarga.

Selain bertani, sebagian warga mengembangkan usaha peternakan skala rumah tangga, seperti beternak ayam kampung, kambing, dan sapi. Tidak sedikit pula warga yang mengelola kolam ikan air tawar untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah turut tumbuh, misalnya pengolahan gula aren, keripik singkong, aneka olahan pisang, serta kerajinan anyaman bambu.

Keberadaan pasar kecamatan dan jaringan pedagang pengumpul membantu warga memasarkan hasil produksinya. Dengan semangat kewirausahaan yang terus dipupuk, ekonomi Desa Kerta bergerak maju secara bertahap dan berkelanjutan.

Fasilitas Umum dan Sosial

Desa Kerta memiliki sejumlah fasilitas umum yang mendukung kehidupan sehari-hari warga. Di bidang pendidikan tersedia sekolah dasar dan pendidikan anak usia dini, sementara jenjang pendidikan menengah dapat diakses di wilayah kecamatan. Layanan kesehatan dipermudah dengan adanya puskesmas pembantu, posyandu, serta kader kesehatan desa yang aktif mendampingi ibu dan anak.

Kehidupan keagamaan berjalan sangat hidup, ditandai dengan keberadaan masjid dan musala yang menjadi pusat kegiatan ibadah sekaligus tempat berkumpulnya warga. Balai desa, lapangan olahraga, dan ruang terbuka hijau dimanfaatkan untuk musyawarah, kegiatan pemuda, olahraga, serta berbagai perayaan desa. Dengan fasilitas yang terus dilengkapi dan semangat kebersamaan yang terjaga, Desa Kerta melangkah sebagai desa yang tumbuh harmonis, produktif, dan membanggakan bagi Kabupaten Lebak.

📍 Lokasi Kerta

Koordinat: -6.5573692, 105.9998193 | Buka di OpenStreetMap ↗

🚜 Toko Pertanian & Peternakan Terdekat

Untuk kebutuhan sarana produksi pertanian (saprotan), pupuk, benih, dan pakan ternak di sekitar Desa Kerta, Anda dapat melihat rekomendasi lokasi terdekat beserta ulasannya pada peta berikut: